Header Ads

SEBUAH NARASI BASI DALAM CERITA

Kadang hanya ada ruang gelap yang berakal tak pernah bergemuruh saat kau sedang pasang, tak penah tenang saat kau sedang surut, tubuhmu hanya sebagai benalu menempel pada pohon-pohon usang katanya, mati di ranting ranting kering. 

Kadang ruang hampa ini yang tak pernah memberimu badai, tak pernah memberimu benci, tak pernah memberimu amarah, bahkan hujan hanya sebagai rintik kehidupan bukan menenggelamkan, tengah malam yang sunyi tanpa ada gemuruh. 

Tenanglah seperti biasanya, bukankah tubuhmu sudah terbiasa? Terjatuh, tersayat, terpukul yang teramat. 

Kembalilah tersenyum ada banyak cerita untuk kau dengar sendiri, ada banyak cela yang kau cerna sendiri, ada banyak tawa yang kau nikmati sendiri, jadi tenanglah hari esok yang tak pernah kau tau akan datang. 

Sudahlah sudah cukup tubuhmu bergetar karena luka, sudah cukup notasimu berubah karena persepsi, sekarang kau tau jika kau bisa berdiri dikaki mu sendiri dan tak di anggap benalu kosong hampa yang tak hidup jika tak ada pohon itu. 

Saatnya untuk diam seperti biasanya. 


arfanefendi_

No comments

Powered by Blogger.